MUARATEBO – Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kabupaten Tebo menyatakan bahwa kasus pelecehan seksual di Kabupaten Tebo mengalami peningkatan.

Menurut Kepala BP2KB Tebo, Muhammad Zamri,  pihaknya sangat menyayangkan prilaku biadab itu. Apalagi, pelecehan seksual yang baru saja terjadi di Rimbo Ulu, bapak memperkosa anak kandungnya hingga hamil.

“Kita minta kasus seperti itu diusut tuntas. Jangan sampai terulang kembali,” ujar M Zamri, kepada InfoJambi.com, Minggu (7/3).

Ditambahkan Zamri, pihaknya bersedia mendampingi korban ke pihak berwajib untuk mendapatkan keadilan. BP2KB Tebo juga akan menanggung semua biaya selama proses hukum berjalan.

“Anggaran untuk korban ada pada kami, termasuk biaya perobatan dan pemulihan jiwanya,” tutur Zamri.

Secara hukum, lanjut Zamri, BP2KB berhak mendampingi korban hingga ke persidangan untuk memperoleh keadilan. Bahkan, BP2KB telah menjalin kerja sama dengan pihak penegak hukum dalam hal kasus pelecehan seksual.

Zamri menjelaskan, untuk mengurangi dan mewaspadai kasus pelecehan seksual kembali terulang, pihaknya telah melakukan sosialisasi rutin ke kecamatan dan desa. Ke depan sosialisasi itu akan lebih ditingkatkan lagi. (infojambi.com/SUK)

Iklan